Why does love have to be so hard? All I ever wanted was a simple fairy tale.
But dont despair, Destiny full of surprises...

Jumat, 27 Mei 2011

Sensasi.. Persepsi.. Atensi.. Memori..

Sensasi
Sensasi merupakan tahap pertama stimulus mengenai indera. Sensasi merupakan pengalaman elementer yang tidak memerlukan penguraian verbal. Sensasi adalah proses manusia dalam dalam menerima informasi sensoris [energi fisik dari lingkungan] melalui penginderaan dan menerjemahkan informasi tersebut menjadi sinyal-sinyal “neural” yang bermakna.

Persepsi
Persepsi merupakan pengalaman yang diperoleh dengan menyimpulkan informasi atau pesan. Persepsi terjadi setelah tahap Sensasi berlangsung. Persepsi merupakan sebuah proses yang aktif dari manusia dalam memilah, mengelompokkan, serta memberikan makna pada informasi yang diterimanya.Pada tahap persepsi inilah proses kognisi berlangsung. Persepsi dipengaruhi oleh faktor atensi atau perhatian.


Atensi
Atensi adalah proses mental ketika suatu stimulus menjadi menonjol dalam kesadaran pada saat stimulus lainnya melemah. Ada dua faktor meningkatnya Atensi, yaitu, faktor Eksternal dan faktor Internal. Faktor Eksternal misalnya, Movement, Stimulus Intensity, Pengulangan, dan Kebaruan. Sedangkan faktor Internal misalnya, faktor biologis, sosiopsikologis, dan sosiogenis.

Salah satu contoh singkat dalam proses stimulus-respon adalah misalnya ketika seseorang dihadapkan pada sebuah gambar, maka sensasi yang muncul adalah sensasi visual yang dihasilkan oleh indera penglihatan. Namun persepsi yang ditimbulkan pasti berbeda-beda pada setiap individu, karena pada proses persepsi sudah menggunakan proses kognisi dan otak kita memilah dan memilih informasi yang diterimanya. 
Sedangkan hubungannya dengan atensi adalah ketika manusia dihadapkan pada beberapa stimulus sekaligus, otak akan berespon pada satu stimulus yang paling kuat, di sinilah proses atensi terjadi. 

Pengalaman perseptual individu yang telah mengalami proses singkat tadi disimpan dalam memori. Memori merupakan sistem  yang sangat berstrukstur. Proses memori adalah sebagai berikut:
Perekaman (Encoding) --- Penyimpanan (Storage) --- Pemanggilan (Retrieval)
Dalam proses pemanggilan (retrieval) terdapat dua proses yaitu, Recognition atau mengenali stimulus yang pernah dialami, dan Recall yaitu mengingat kembali informasi yang telah disimpan.
Informasi yang telah direkam, disimpan dalam memori jangka pendek atau memori yang kita sadari dalam benak kita saat ini. Sedangkan memori yang disimpan dalam memori jangka panjang adalah memori yang disimpan untuk keperluan di masa yang akan datang. Ketika kita membutuhkan informasi dalam memori jangka panjang tersebut kita melakukan proses Retrieval-Recognition-Recall seperti yang telah dijelaskan sebelumnya.

Hwaaah... Ya begitulah kira-kita cara kerja otak kita dalam merespon suatu stimulus.. Kalau dijelaskan memang nampak rumit, tapi sebenarnya proses tadi merupakan proses yang sangat singkat dalam otak kita.
Bersyukurlah kita masih diberi anugerah berupa otak yang masih berfungsi dengan baik, semakin sering otak kita diasah,  maka semakin tajam pula otak kita dalam melakukan tugas-tugasnya. So, Keep on thinking! :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar